7 Cara Mengatur Keuangan Agar Bahagia di Masa Tua

7 Cara Mengatur Keuangan Agar Bahagia di Masa Tua

Tidak semua orang pintar dalam mengatur keuangan. Nyatanya kamu butuh perencanaan yang tepat, serta penguasaan diri yang baik. Jika tidak, tentunya kamu akan gampang tergiur oleh diskon yang bertebaran dimana-mana.

Bagaimana pun juga, pengaturan keuangan itu sangat penting. Terutama jika kita ingin menikmati masa tua kita nantinya. Daripada pusing, yuk ikuti 7 tips cara mengatur keuangan kamu agar bahagia di masa tua berikut ini!

1. Bikin Tujuan Keuangan yang Spesifik

Mengatur keuangan itu perlu suatu tujuan. Tanpa tujuan, kita tidak akan punya rasa tanggung jawab atau kewajiban untuk menabung. Karena itu, tentukan suatu tujuan keuangan yang spesifik.

Misalnya, kamu ingin punya rumah dalam waktu 10 tahun (jangka pendek). Atau kamu ingin mempunyai uang pensiun sebesar Rp2 miliar di usia 60 tahun nanti (jangka panjang). Ada baiknya jika kamu bisa membuat dua jenis tujuan keuangan, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Dari situ pun, kamu bisa mendapatkan suatu target: Jika aku ingin rumah senilai Rp1M dalam waktu 10 tahun, berapa sih DP yang perlu aku siapkan? Lalu, berapa target per bulan yang perlu aku simpan untuk mencapai target tersebut?

2. Mulai Mencatat Pengeluaran

Setelah mendapatkan target, kamu perlu mulai menabung. Tapi tentunya, selain menabung kamu juga butuh memenuhi kebutuhan bulanan kamu, bukan?

Untuk mengontrol diri, kamu bisa mulai mencatat pengeluaran, serta membuatkan anggaran agar kamu bisa lebih hemat. Dengan begitu, kamu bisa mengatur mana pengeluaran yang terlalu banyak dan perlu dikecilkan dan mana yang masih masuk akal dengan budget kamu. Kebutuhan kamu jadi tetap terpenuhi, tapi keinginan kamu terkontrol.

3. Prioritaskan Menabung

Kebanyakan orang “menabung jika bisa” dan lebih memprioritaskan kesenangan sementara. Namun, untuk masa tua yang lebih bahagia, kamu perlu memprioritaskan untuk menabung. Jika tidak, bagaimana kamu bisa mencapai target?

Karena itu, usahakan untuk menyisihkan bukan menyisakan. Apa artinya? Ketika gajian, kamu menyisihkan sebagian uang untuk mencapai target kamu. Agar tidak menggiur, kamu bisa mencoba untuk menyisihkan uang ini melalui rekening tabungan atau deposit. Dengan begitu, kamu pun akan lebih susah untuk menarik uangnya.

4. Mulai Belajar Investasi

Jika kamu hanya menabung, maka nilai tunai tabungan kamu akan lama-lama kalah oleh inflasi. Karena itu, ada baiknya jika kamu bisa memulai berinvestasi juga. Mulai dari yang risiko rendah, seperti reksadana, hingga risiko tinggi, seperti saham.

Pastikan kamu memilih jenis investasi yang tepat. Jika kamu tidak yakin, lakukan konsultasi kepada teman, keluarga, atau ahli keuangan yang bisa membantu kamu. Namun, kamu perlu ingat bahwa tidak semua uang sebaiknya dimasukkan ke dalam investasi karena investasi juga mempunyai unsur risiko.

5. Antisipasi Risiko Finansial

Jika kamu masih muda dan ingin mencapai masa tua, maka masih banyak hal yang perlu kamu lalui. Hal ini termasuk masa-masa sulit dalam hidup. Terkadang selalu ada saja risiko finansial yang tak terduga, misalnya meninggalnya pencari nafkah keluarga atau biaya medis anggota keluarga yang tidak murah.

Kamu bisa mengantisipasi risiko finansial ini melalui dana darurat dan juga produk asuransi. Berikut jenis asuransi yang kamu bisa pertimbangkan:

  • Asuransi kesehatan: Membayar tagihan rumah sakit kamu.
  • Asuransi jiwa: Melindungi pencari nafkah dari risiko kematian.
  • Asuransi kecelakaan: Mengantisipasi risiko finansial dari kecelakaan.

Selain itu, kamu juga bisa menghemat lebih dengan mencoba produk asuransi online yang jauh lebih murah dibandingkan produk asuransi tradisional.

6. Rencanakan Dana Pensiun

Masa tua yang bahagia dan nyaman bisa diwujudkan dengan dana pensiun. Karena itu, pastikan kamu sudah merencanakan dana pensiun kamu walau pun masih muda. Kamu bisa menggunakan tabungan pensiun, deposito, atau investasi emas.

7. Tinjau Kembali Keuangan Kamu

Secara berkala, kamu tetap perlu melakukan peninjauan ulang akan kondisi keuangan kamu. Hal ini karena terkadang kebutuhan kita bisa bergeser atau berubah. Dengan begitu, kamu juga perlu bisa fleksibel dengan perencanaan keuangan kamu dan tidak kaku.

Lakukan peninjauan kembali dan menganggar ulang keuangan kamu per bulannya. Kamu pun akan bisa mencapai target tepat waktu dan menikmati masa tua yang nyaman.

Antisipasi Masa Tua Kamu dari Sekarang!

Pastikan kamu sudah mempunyai kondisi keuangan yang kokoh melalui kebiasaan menabung, mempunyai dana darurat, serta proteksi asuransi jiwa atau kesehatan. Jika ada uang lebih, maka kamu bisa menabungnya ke dalam investasi.

Yuk, mulai lebih disiplin lagi secara finansial demi masa depan yang cerah!

Related Posts